Archive for the ‘Sidta’ Category
Iya tau, ini blog ngga gratis, tapi tetep aja dianggurin. Maaf ya Tristalogi. Sejak lebaran, banyak yang terjadi. Asa diangkut ke kantor sampai belasan hari. Pergantian ART. Pulang kampung jauhh setelah lebaran berakhir. Akhirnya dapet ganti Mbak Sih, tapi ya … nyalain mesin cuci nggak bisa, angkat telepon bingung dsb. Tapi hikmah dibalik semua itu, [...]
Hari ini, seorang sahabat melihat foto saya diantara beberapa orang lain yang, menurut standar tahun ini, lebih modis dari saya. Kemudian dia memberi saran, “Kamu kenapa beda sendiri, gaya dong, Ta.” “Enggak ah, mbak. Tar image-ku jatuh lagi.” “Jatuh kenapa, image apaan sih?” Yaah, mau bagaimana lagi. Harus saya akui, mulut bukan partner terbaik untuk [...]
Sabtu kemarin sukses jadi hari termalas di dunia. Nggak pengen jalan kemana-mana. Efek dari minggu-minggu padat acara sebelumnya, ditambah badan renta yang dibawa bolak-balik KPPN 4 kali aja tepar bukan main. Beneran jadinya dari pagi bener-bener cuma goler-goleran, masak-jahit, beresin kebun. Sorean, ada yang nyeletuk, “Eh makan diluar yuk!”. Langsung googling tempat makan enak seputaran [...]
Juni ini, Asa mulai nebeng sekolah, dan ternyata ada sesi makan bersama. Mesti bawa bekal. Karena Asa sebelum berangkat sarapan dulu, jadinya nggak pernah dibawain nasi. Hari pertama, Senin, masih ditemenin mamah, dan cuma dibekelin susu kotakan. Soalnya ini anak kan nggak suka ngemil ya, itupun susunya nggak mau diminum dan pas temen-temennya buka bekal [...]
Saya nggak pernah ya cerita tentang ‘bikin-bikin’ Tanggal 2 Juni lalu, Kaka Ipeh membawakan saya boxy tee theurbanmama untuk kostum seragaman panitia Smart & Stylish Breastfeeding Mama. Size M, asumsinya sih pas ya. Tapi ternyata kebesaran, sepanjang acara jadinya bolak balik nanya ke Ayah, “Ini keliatan kayak 2 kali lebih gendut nggak sih?” Lalu, waktu [...]
Awal bulan ini, satu dari dua petugas cleaning service di tempat saya bekerja dipindahkan ke lantai lain. Mbak Yanti, namanya, sahabat sekaligus tangan kanan, sangat bisa diandalkan untuk berbagai urusan. Seringkali kami duet, saya di dapur menyiapkan konsumsi, ia yang bawa nampan ke ruang rapat. Atau nggak bareng-bareng nyikat kamar mandi kantor dan saling mengawasi [...]



Recent Comments